Run from what’s comfortable. Forget safety. Live where you fear to live. Destroy your reputation. Be notorious.”—-RUMI—
:: masukilah zona baru yang menantang untuk kita, dimana kita di paksa untuk banyak menahan (ego), adaptasi sebaik mungkin, belajar untuk memulai sesuatu (bukan di layani), sesekali lupakan soal nama baik dan prestige, beraksilah seolah tiada yang bisa menghentikanmu. mungkin itulah yang bisa saya ambil dari magic word di atas.
saya mulai berfikir, terkadang saya ingin MUNDUR dari apa yang saya jalani dari ketidak-nyamanan saya. baik itu dalam karir, jalinan perasaan (with people automatically), hubungan dengan orang-orang, bahkan dengan diri saya sendiri. Psikologi seseorang itu bersifat labil. Terkadang ia kuat, tapi terkadang juga ia rapuh. memang terasa sedikit sulit jika ini tidak di topang dari orang yang berhubungan dengan kita.
Tapi dari hari ke hari saya terus belajar, belajar tentang diri saya, belajar tentang bagaimana memelihara mood yang stabil, belajar tentang kata kuat, belajar tentang tangguh dan menjalani apa yang telah menjadi komitmen. Karena saya beriman juga berkeyakinan pada diri saya sendiri, dimana psikologi ini mempunyai suatu azas , pada saat kita kuat dan meyakini komitmen, maka pada saat itu pula kita akan di-hebat-kan oleh pelajaran-pelajaran yang telah kita kaji setiap harinya itu.
Teriakanlah pada hatimu; “Ini hidup saya, hanya saya yang berhak menentukan arah mana, hanya saya yang berwenang merubah rute, hanya saya yang bisa menjadikan siapa diri saya 3, 5 atau bahkan 30 tahun mendatang!” — saya yang menopang raga juga ruh yang ada pada diri saya sejak saya mengetahui tentang yang baik dan buruk, mengetahui mana yang mesti dijalani dan mana yang tidak.